Friday, 19 July 2013

Semarang Ndess

Bukan Semarang kalau kita belum duduk dan menikmati segelas kopi di Simpang Lima. Namun ternyata ada tempat lain yang lebih memukau bahkan sangat. Entah umurnya sudah berapa abad namun tempat itu masih dijaga dan dirawat sehingga enak untuk dipandang. Orang-orang memanggilnya kota tua, suatu daerah cagar budaya di Semarang yang di mana masih berdiri dengan gagah bangunan-bangunan tinggalan Belanda. Dari Gereja Putih, berbagai-bagai bangunan Bank yang masih digunakan, hingga bangunan-bangunan lain yang telah tak berpenghuni. Sungguh memukau pemandangan disalah satu sudut di Kota yang merupakan Ibu kota Jawa Tengah. Di mana jalannya pun belum beraspal, iaitu masih menggunakan paving-paving yang masih terlihat rapi.

Di sisi lain yang membuat prihatin adalah adanya satu bagian dari Kota Tua itu yang digunakan para Pekerja Sex Komersial untuk menjajakan dagangannya. Sangat disayangkan makhluk Tuhan yang sesempurna wanita yang mencari nafkah dengan cara menjual Mahkota Berharga yang mereka miliki. Namun juga tidak dapat sepenuhnya kita menyalahkan mereka yang butuh wang untuk melangsungkan hidupnya. Indonesia memang negara yang berpenduduk sangat-sangat berkebalikan dengan lapangan kerja yang ada. Yang mereka tahu Tuhan sayang umatnya.

Di sudut lain Kota Semarang juga bisa kita temui Pecinan Semarang. Iaitu suatu wilayah yang berpenghuni warga Indonesia keturunan China. Daerah yang hampir sama seperti Kota Tua namun bangunannya bernuansa China. Lengkap dengan segala aksesorisnya, furniture, makanan, minuman, dan yang pasti ice cream yang sangat menggoda. Bagi kaum kaula muda yang ingin menghabiskan malam bersama kekasihnya dengan view pemandangan Kota Semarang bisa mengunjungi Turunan Gombel. Di tempat itu telah disediakan tempat di mana kita dapat menikmati indahnya Semarang di malam hari dengan beribu-ribu lampu yang sangat memukau.

Dan yang tidak mungkin kalian tidak ketahui iaitu Lawang Sewu. Bangunan tua yang berdiri di tengah Kota yang memiliki seribu pintu. Sungguh sangat memukau bangunan tersebut untuk dipandang pada malam hari. Tidak jauh dari Lawang Sewu juga ada Tugu Pahlawan. Sembari menikmati semangkuk wedang ronde duduk di sekitar Tugu Pahlawan dan sekaligus dapat melihat view Lawang Sewu.

Kata orang belum sah ke Semarang kalu belum menikmati Lumpia khas Semarang. Makanan lain yang tidak kalah enak iaitu Tahu Bakso, Wingko, dan juga Bandeng Presto. Semarang Ndess !!!!!!







Lawang Sewu

Tugu Pahlawan

Turunan Nggombel



White Church

No comments:

Post a Comment