Menurut syariat Islam, Allah telah mencatat
segala kejadian-kejadian di dalam Lauh Mahfuzh, dari permulaan zaman sampai
akhir zaman. Baik berupa kisah nabi dan rasul, azab yang menimpa suatu kaum,
pengetahuan tentang wahyu para nabi dan rasul, tentang penciptaan alam semesta
dan lain-lain. Sekalipun jika kita tidak melihat segala sesuatu, semua itu ada
dalam Lauh Mahfuzh.
Menurut Tafsir Qurtubi, semua takdir
makhluk Allah telah ditulis-Nya di Luh Mahfuz, bisa saja dihapus/ diubah oleh
Allah atau Allah menetapkan sesuai dengan kehendak-Nya. Kemudian yang dapat
mengubah takdir yang tertulis dalam Lauh Mahfuz itu hanya doa dan perbuatan
baik/ usaha. Nabi Muhammad bersabda: "Tiada yang bisa mengubah takdir
selain doa dan tiada yang bisa memanjangkan umur kecuali perbuatan baik".
Lauh Mahfuzh akan kekal selamanya karena ia
termasuk makhluk yang abadi, selain Lauh Mahfuzh makhluk abadi ada 'Arsy,
surga, neraka dan lain-lain.
No comments:
Post a Comment